Jumat, 19 Maret 2010

Ngawi Banjir


http://radarmadiun.co.id/picture/19-NGW-banjir.bmp
Banjir Rambah Kawasan Kota
Jum\'at, 19-03-2010 16:03:52

NGAWI-Banjir mulai merambah kawasan Kota Ngawi.Air mulai menggenang di beberapa lokasi pemukiman warga yang bersinggungan langsung dengan aliran Sungai Madiun dan Bengawan Solo.Ketinggian air mencapai lutut orang dewasa.
Meskipun demikian,mereka belum berinisiatif mengungsi ke daerah yang aman.''Mulai maghrib air sedikit demi sedikit memasuki perkampungan warga.Tapi,menggenangi areal dataran rendah saja,''ungkap Sutopo,salah satu warga di lingkungan Kampung Baru,Kelurahan Ketanggi, kemarin(18/3).
Banjir diduga dipicu kurang efektinya pintu air pembuangan yang berada tepat di pinggir pemukiman warga.Klep yang digunakan sebagai penahan air dinilai tidak berfungsi maksimal.Luapan air yang sudah menyentuh sebagian tanggul meresap di sela-sela pintu air tersebut.Akibatnya,air menggenang di beberapa titik pemukiman warga.''Ya masih sebatas jalan yang digunakan hilir mudik warga.Belum menyentuh lantai rumah,''ungkapnya.
Namun,lanjut dia,beberapa warga mulai mengemasi barang-barang berharga miliknya.Hal itu dilakukan untuk mempercepat proses evakuasi bila diterjang banjir. Terlebih,sirine waspada banjir yang terpasang di daerah sekitar sudah berbunyi,yang menandakan permukaan air mengalami peningkatan.''Semalam suntuk sirine terus berbunyi,baru siang ini(kemarin,Red) petugas mematikannya,''tuturnya.
Banjir juga merambah Dusun Dungus,Desa Karang Asri. Perkampungan warga yang berada di pinggir aliran Sungai Madiun itu sebagian sudah tergenang air. Terutama,pemukiman yang lokasinya hanya berjarak beberapa meter dari bibir sungai.''Hanya di dapur saja,tapi permukaan air terus naik.Kami khawatir banjir besar seperti dua tahun lalu akan terjadi lagi,''ujar Sriyatun,salah seorang warga.
Sementara,banjir yang menerjang tiga desa-Tempursari dan Simo Kecamatan Kwadungan,serta Waruk Tengah Kecamatan Pangkur,hingga kemarin belum surut. Ketinggian air masih lebih dari 30 centimeter.Kendati demikian,sebagian warga masih bertahan di tempat tinggalnya ketimbang mengungsi.(dip/isd)

from Radar Madiun
(mbak sri)

0 komentar:

 
oden ngawi © 2008