Sabtu, 29 Januari 2011
hwahwa Blog Posts
Diposting oleh Oden Ngawi di 06.24 0 komentar
Jumat, 11 Juni 2010
Bantuan Pemprov Diduga Diselewengkan
Untuk Pembangunan Sarana dan Prasarana Desa 2010
NGAWI-Bantuan keuangan untuk pembangunan sarana dan prasarana desa 2010 disorot dewan.Anggaran yang dikucurkan Pemprov Jatim senilai Rp24,8miliar itu disinyalir diselewengkan.Ini setelah bantuan yang disalurkan ke pemerintahan desa itu tak sesuai dengan nominal terlampir dalam draf keputusan bupati.
''Beberapa kepala desa mengaku resah dengan kondisi ini,bantuan kok pengurangannya banyak sekali,''terang Budi Harjono,anggota komisi B DPRD Ngawi kepada koran ini,kemarin(10/6).
Budi lantas mencontohkan beberapa desa di Kecamatan Widodaren.Di Desa Widodaren misalnya,jatah yang tertera di draf Rp300juta.Realitanya,bantuan yang diterimakan hanya Rp180juta.Kucuran dana itu diperuntukkan pengaspalan jalan desa.''Dibelikan 30 tong aspal dan 100 sak semen untuk pengecoran jalan di kawasan yang sedikit terisolir,''tegasnya.
Kondisi yang sama,lanjut Budi,juga dialami Desa Banyu Biru.Pemerintahan desa hanya bisa mencairkan bantuan senilai Rp120juta.Padahal,jatah yang seharusnya diterimakan Rp190juta.''Proyeksinya sama,untuk pengaspalan jalan dan perbaikan infrastruktur jalan raya.Dana itu dibelikan aspal 60 tong,yang nantinya akan dibagi-bagi ke dalam beberapa areal,''tuturnya.
Dikatakan,pemotongan bantuan yang bersumber dari APBD I itu disinyalir terjadi hampir di seluruh desa penerima.Yakni,153 desa dari jumlah total 217 desa. Adapun dana bantuan yang diterimakan perdesa bervarisi,tergantung kebutuhan untuk melakukan pembenahan infrastruktur jalan raya.''Beberapa desa yang kami jadikan sampel saja hampir semua terjadi pemotongan.Kami juga mengkhawatirkan desa-desa penerima yang lain,''ungkapnya.
Sementara,Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat(BPM) Ngawi,Arief Sujudi membantah bila ada pemotongan bantuan khusus pedesaan itu.Menurut dia,dana yang dicairkan sama persis dengan proposal yang disetujui bupati.''Ya harus diklarifikasi dulu,jangan asal menuduh,''ujarnya.
Hanya saja,kata dia,yang menaungi proses pencairan bantuan dari Pemprov Jatim itu berada di Dinas Pendapatan,Pengelolaan Keuangan dan Aset(DPPKA) setempat.Pihaknya sebatas mengusulkan dan merekomendasi proposal yang diajukan masing-masing desa.Bila sudah disetujui,BPM juga turut mengawasi proyeksi bantuan tersebut.''Yang pasti,terkait pencairan bukan bidang kami,DPPKA-lah yang menaungi perihal tersebut,''jelasnya.(dip/isd)
(mbak sri)
from: radar madiun
Diposting oleh Oden Ngawi di 00.56 0 komentar
DISHUB GETOL AWASI IZIN TRAYEK ANGKUTAN UMUM BANYAK PELANGGARAN
Kabid Lalu Lintas Dishub Ngawi Rushartono mengatakan, tingginya pelanggaran itu mengindikasikan minimnya kesadaran para pemilik armada.Padahal,izin trayek berlaku wajib untuk semua kendaraan angkutan.
''Kami sempat terheran-heran dengan banyaknya pelanggaran itu.Meski kami belum dapat mengalkulasi seluruhnya,tapi hasil pemeriksaan banyak ijin trayek yang sudah mati,''terangnya kepada koran ini,kemarin (9/6).
Untuk mencegah pelanggaran itu semakin meluas,kata dia,pihaknya akan gencar melakukan operasi rutin. Tidak hanya dipusatkan di kawasan terminal,operasi juga akan dilaksanakan di perlintasan padat lalu lintas.''Kami agendakan lima razia lagi,entah di mana nanti lokasinya.Yang terpenting,di jalur-jalur yang menjadi perlintasan angkutan luar daerah,''tuturnya.
Soal surat kelengkapan kendaraan dan para pengendara, lanjut dia,sejauh ini pelanggaran yang disebabkan dari kedua kategori itu dianggap masih wajar.Petugas operasi hanya menemukan kurang dari 10 persen dari jumlah total pelanggaran.''Itu pun sebagian pengendara lupa tidak membawanya.Lagi pula terkait surat kelengkapan kendaraan dan pengendara sudah kewenangan kepolisian,''ungkapanya.
Ditambahkan,semakin tingginya armada yang beroperasi menuntut intitusinya lebih bekerja keras.Tak hanya soal izin trayek,tapi juga penataan jalur-jalur yang dapat dilintasi atau disinggahi angkutan umum tersebut.''Pastinya juga menambah beban kerja petugas. Meskipun demikian,kami akan terus mengoptimalkan pelayanan umum,''tuturnya.(dip/isd)
(mbak sri)
Diposting oleh Oden Ngawi di 00.55 0 komentar
Kamis, 10 Juni 2010
Truk Semen Renggut Empat Nyawa
Diposting oleh Oden Ngawi di 01.58 0 komentar
Minggu, 06 Juni 2010
Ngawi-SMPN 2 Karangjati Diobok Maling,Belasan Komputer Raib
Kapolsek Karangjati AKP Lilik Sulastri mendampingi Kapolres Ngawi AKBP Budi Sajidin mengatakan,peristiwa pencurian terjadi sekitar pukul 02.00.Modus operandinya terbilang rapi.Pencuri masuk areal sekolah lewat pagar belakang.Mereka menggunakan tangga untuk melewati kawat berduri setinggi dua meter.Kemudian, langsung menunju ruang laboratorium komputer.
Kawanan pencuri itu lalu mencongkel paksa pintu dengan obeng.Setelah itu,mempreteli satu persatu hardware komputer,seperti CPU,monitor,dan keyboard.Kemudian, melewati jalan semula untuk keluar dari areal sekolah yang jauh dari pemukiman tersebut.
Melihat jumlah jarahan yang cukup banyak,pelaku pencurian diduga lebih dari tiga orang.Temuan itu diperkuat dengan telapak kaki di ruang komputer dan jalan setapak yang disinyalir sempat dilintasi kawanan maling.Selain itu,aksi pembobolan diduga sudah terorganisasi dan profesional.''Memang sangat rapi, hampir tidak ada bekas yang ditinggalkan kawanan pencuri,''tuturnya.
Polisi juga mendalami kemungkinan keterlibatan orang dalam pada aksi pencurian dengan sasaran fasilitas belajar mengajar itu.''Memang sangat jangal,padahal di sekolah itu ada dua penjaga malam,''kata AKP Lilik Sulastri.
Sejauh ini,kata dia,petugas kepolisian masih melakukan identifikasi dan penyisiran di lokasi kejadian.Dua petugas jaga yang dijadikan saksi kunci,masih menjalani pemeriksaan marathon terkait peristiwa tersebut.
Polisi juga masih merahasiakan identitas kedua petugas jaga tersebut.''Kami masih menggali informasi-informasi para saksi untuk mempercepat pengungkapan. Kalau sudah ada titik terang akan kami konfirmasikan lagi,''ungkapnya.
Lanjut dia,pihaknya berupaya melakukan penangkapan para pelaku secepat mungkin.Apalagi,aksi pencurian dengan sasaran sekolah acap kali terjadi.''Peristiwa pencurian semacam ini,jelas membuat sekolah-sekolah yang lain waswas,''jelasnya.(dip/isd)
Diposting oleh Oden Ngawi di 21.07 0 komentar
Rabu, 26 Mei 2010
Ngawi-Dua Pelajar Dihajar Massa
NGAWI-Aksi penjambretan kembali terjadi.Kali ini pelakunya AT dan WD.Nahas,belum sempat menikmati barang hasil jarahannya,pelajar kelas XI salah satu SMK di Ngawi itu keburu ditangkap warga.Bahkan,mereka sempat dihajar massa,dan sepeda motornya nyaris dibakar,sebelum akhirnya dapat diamankan aparat kepolisian.
Informasi yang dihimpun koran ini,peristiwa penangkapan dua penjambret itu terjadi sekitar pukul 19.30.Saat itu,AT dan WD yang mengendarai sepeda motor Jupiter membuntuti Lilik,20,warga Jalan MT Haryono, yang sedang melaju pelan dengan kendaraan roda dua miliknya.
Kemudian,secepat kilat AT menyambar tas Lilik yang berisi handphone dan uang tunai puluhan ribu.Setelah mendapatkan barang jarahannya itu,keduanya langsung kabur.
Mengetahui tas miliknya berpindah tangan,korban berteriak minta tolong.Warga yang berada di lokasi kejadian yang mendengar teriakan Lilik lantas ramai-ramai mengejar pelaku.Duo pelajar penjambret itu akhirnya tertangkap warga di kawasan ring road barat. Di lokasi tersebut,keduanya sempat dihakimi massa hingga babak belur.Bahkan,motor pelaku dirusak dan nyaris dibakar,sebelum akhirnya diamankan polisi.
Di hadapan petugas,tersangka mengaku hasil penjambretan rencananya untuk membeli pelek sepeda motor.Dan,sisanya untuk foya-foya.Hasil pemeriksaan secara maraton,keduanya telah beraksi di 13 TKP.
Sasaran aksi komplotan penjambret ingusan itu, kalangan ibu-ibu yang mengendarai sepeda motor.''Saya hanya disuruh menjoki saja,AT yang merencanakan penjambretan,''ungkap WD.
Dari tangan tersangka,polisi menyita handphone merek Nokia dan uang tunai sebesar Rp81.500.Petugas terus melakukan pemeriksaan terhadap kedua pelaku. Disinyalir,duo jambret itu tak hanya beraksi di kawasan Ngawi saja.Melainkan beberapa daerah lain seperti Madiun dan Magetan.
''Yang sudah diakui tersangka di 13 TKP.Semuanya di dalam kota Ngawi.Kami menenggarai keduanya juga terlibat penjambretan diluar daerah,''terang Kapolres Ngawi AKBP Budi Sajidin melalui Kasat Reskrim AKP Sujarwanto.
Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya,mereka kini mendekam di tahanan mapolres.Kedua pelaku akan dijerat dengan pasal 363 KUHP tentang pencurian,dengan ancaman hukuman mencapai tujuh tahun penjara.''Untuk para pengendara jangan membawa barang perhiasan yang terlalu mencolok,itu malah akan membahayakan keselamatan,''imbau Sujarwanto.(dip/isd)
(mbak sri)
Diposting oleh Oden Ngawi di 06.29 0 komentar
Sabtu, 22 Mei 2010
NGAWI-TEKAN KEJAHATAN JALANAN,POLISI GELAR RAZIA BESAR-BESARAN
Razia dimulai sekitar pukul 21.00.Petugas memberhentikan semua kendaraan,baik roda dua maupun roda empat yang melintas dari arah timur dan barat. Petugas tak hanya memeriksa kelengkapan surat kendaraan.Tapi juga menggeledah isi kendaraan dan barang-barang yang ada.Dan,yang dianggap mencurigakan langsung diperiksa.
Dalam razia itu,tampak pula puluhan petugas bersenjata lengkap.Mereka ditempatkan radius 10 meter dari lokasi operasi.Dan,tak jarang juga melakukan pemeriksaan terhadap kendaraan berplat luar daerah.''Operasi simpatik akan terus kami gelar untuk mengondusifkan kawasan Ngawi dan sekitarnya,''tegas Kasat Lantas AKP Prayoga Angga mendampingi Kapolres Ngawi AKBP Budi Sajidin.
Dikatakan,operasi kali ini tidak hanya mengantisipasi tindak kriminalitas di kawasan Ngawi.Tapi juga membatasi ruang gerak komplotan perampokan yang beraksi di Lamongan.Di mana,enam perampok berhasil mengasak tiga kilogram emas milik warga.Tiga di antaranya tewas diterjang timah panas.Sedangkan sisanya masih buron.''Mengantisipasi masuknya pelaku perampokan yang beraksi di luar daerah,'' terangnya.
Namun,dalam operasi kali ini tak ditemukan kendaraan dan barang-barang yang disinyalir untuk aksi kejahatan.Meskipun demikian,razia serupa akan terus digalakkan.Khususnya,di kawasaan perbatasan.''Ya seperti Mantingan,Karangjati dan Geneng,''jelasnya. (dip/isd)
(mbak sri)
Diposting oleh Oden Ngawi di 21.52 0 komentar
